Ini Bukti Ketangguhan Prosesor AMD Kaveri

KOMPAS.com – Sejak awal, AMD selalu menitikberatkan kemampuan pemroses grafis terintegrasi (GPU) pada prosesor “A-Series” buatannya. Generasi terbaru dari seri prosesor tersebut adalah “Kaveri” yang dijadwalkan mulai tersedia pada 14 Januari mendatang.

Kaveri mengusung desain Heterogeneous System Architecture (HSA) yang secara teoritis memungkinkan GPU terintegrasi pada prosesor tersebut lebih mudah diakses dan dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi (developer) dibandingkan sebelumnya. 

Baik CPU maupun GPU pun bisa diamanfaatkan dengan efisien sesuai dengan kelebihan masing-masing. CPU akan menangani tugas-tugas pemrosesan serial sementara GPU mengambil alih pemrosesan pararel, seperti rendering efek visual pada aplikasi video editing. Kaveri akan menjadi prosesor pertama dari AMD yang menerapkan HSA.

Untuk mendemonstrasikan kemampuan akselerasi HSA pada Kaveri, AMD mengundang sejumlah jurnalis -termasuk Kompas Tekno– untuk menghadiri sesi “unjuk gigi” dari prosesor tersebut. Manajer senior pemasaran produk AMD Adam Kozak hadir untuk memandu.

Kozak menjalankan sistem Kaveri A10-7850K (quad-core 3,7 GHz) dengan RAM DDR3 2133 MHz. Prosesor ini dipersenjatai grafis terintegrasi dengan 512 core GPU. Dia memulai demonstrasi melalui skenario image decoding dengan JPG decompression pada sPC berbasis Windows. 

Begitu fitur akselerasi HSA diaktifkan, terlihat bahwa Kaveri mampu memberi peningkatan kinerja lebih dari 100 persen dibanding image decoder standar.

“Saya menggunakan contoh ekstrim, dengan resolusi mencapai 96 megapixel. Semakin tinggi resolusinya, semakin besar pula akselerasi yang dihasilkan,” jelas Kozak. Dia mengatakan bahwa driver untuk akselerasi image decoding tersebut akan disertakan dengan Kaveri ketika prosesor tersebut dirilis dan bakal menggantikan fungsi image decoding milik Windows.

Manajer senior pemasaran produk AMD Adam Kozak ketika mendemonstrasikan kemampuan prosesor AMD

Berikutnya, Kozak menjalankan skenario yang sama, hanya dengan resolusi yang lebih rendah. Peningkatan kinerja masih terjadi tapi berada di kisaran 40 persen. 

Lalu dia beralih ke demo game Battlefield 4. Seperti telah disinggung sebelumnya dalam sebuah keynote di AMD Developer Summit 2013, Kaveri (A10-7850K) mampu menjalankan game ini pada resolusi 1920×1080 dan setting “medium” tanpa anti-aliasing.

“Dengan konfigurasi seperti itu, kisaran frame rate bisa berada di angka 30-an FPS,” jelas Kozak. Dia melanjutkan bahwa Battlefiled 4 yang ditunjukkan dalam demonstrasi Kaveri adalah versi standar yang belum dioptimalkan untuk prosesor tersebut. “Nanti, begitu DICE (pengembang Battlefield) merilis patch untuk support API Mantle pada Desember, kinerjanya akan meningkat lebih jauh.”

Pihak AMD kemudian diminta menjalankan Battlefield 4 pada setting grafis “Ultra” dan resolusi 1280×720. Ternyata sistem Kaveri masih sanggup me-render game dengan tingkat frame rate antara 25-30 FPS, membuktikan pernyataan AMD soal kinerja gaming Kaveri yang menjanjikan.

Sedikit catatan perlu ditambahkan mengenai game Battlefield 4 dalam demonstrasi Kaveri. Kozak menjalankan game ini dalam sebuah scene indoor sederhana tanpa adegan action. Angka frame rate kemungkinan besar bakal turun ketika melibatkan pertempuran di area outdoor.

Demo AMD Kaveri selengkapnya bisa disimak melalui video di bawah. Di bagian akhir terdapat rekaman demonstrasi keynote AMD Kaveri A10-7850K melawan sistem Intel Core i7-4770K yang dipasangkan dengan Nvidia GeForce GT630. Terlihat sistem Kaveri yang berada di layar sebelah kanan bisa mencapai kisaran 30 FPS, sementara lawannya hanya mendapat angka belasan.

Pihak AMD mengatakan bahwa Kaveri yang menggunakan kemasan socket FM2+ kemungkinan akan kompatibel dengan motherboard yang sudah beredar saat ini (dengan update BIOS). Harganya belum dirinci secara jelas, tapi Kozak menyebutkan bahwa  A10-7850K yang merupakan salah satu model teratas bakal memiliki banderol sebanding dengan prosesor Core i5-4670K dari Intel (sekitar 240 dollar AS).

About itcompareblogs

pusat kursus komputer sampai bisa

Posted on 12 Juni 2014, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: